Menemukan Jalan Sukses

Salam bahagia bermanfaat..

Do’a tulus saya panjatkan semoga pembaca dalam keadaan terbaik dan dapat menikmati hari-hari sebagai langkah pasti mencapai sukses. Bahagia saat bangun dari lelapnya malam, bahagia saat beraktifitas, bahagia saat harus dihadapkan pada masalah, bahagia jika kesulitan terasa lama menemani hari-hari, dan bahagia atas semua kehendak-Nya sebaga wujud kesadaran atas jalan kesuksesan.

Jalan sukses terasa begitu misteri, bahkan tidak sedikit diri merasa kesulitan untuk mengetahui yang kita lalui adalah jalan menuju kesuksesan atau tidak. Karen belum tentu yang nampaknya membahagiakan adalah jalan menuju kesuksesan. Dan kondisi yang terkesan tidak menyenangkan adalah bukan jalan kesuksesan.

Mari kita perhatikan, orang yang saat ini sudah merasa sukses pernah mengalami masa-masa dimana menurut banyak orang menyakitkan dan menyedihkan. Tetapi ia yakin dan bertahan dengan proses, karena baginya kesuksesan bukan berasal dari penilaian orang lain melainkan dari dalam diri.

Dan tidak jarang orang-orang yang pernah merasakan ‘sukses’ kini seakan-akan menjadi orang paling merana yang tinggal dibuka bumi. Harta dan kekuasaan yang dipersepsikan sebagai instrument kesuksesan ternyata menipunya. Tepuk tangan dan pujian orang lain menutupi bisikan dari dalam hati dan ia terlena dalam bahagia yang semu. Yang pada akhirnya ia tidak dapat menemukan makna kebahagiaan dihari tuanya. Banyakkan? Lalu, jalan yang mana yang anda lalui saat ini?

Menemukan Jalan atau Menemukan Cara Sukses?

Ilustrasinya begini, ada kereta api menuju stasiun A akan tetapi belok ke arah stasiun B. meskipun kereta tersebut mempercepat laju tetap saja ia tidak akan sampai stasiun A. Jika kereta itu tersadar salah jalur, dan memiliki kesempatan untuk kembali ke jalur yang benar, maka ia bisa menuju stasiun A dengan jarak yang lebih jauh, karena sudah salah jalur.

Jalur kereta diibaratkan jalan sukses, sedangkan mempercepat laju adalah cara sukses. Begitulah kondisi kebanyakan kita saat ini, kita terlambat untuk mengetahu jalan kesuksesan. Kita terlambat untuk berada di jalur yang benar yang mengantarkan kepada kesuksesan. Atau terlanjur berada di kondisi yang menjadikan hari-hari semakin jauh dari sukses kita. Padahal kita sudah merasa berjuang keras untuk sukses yang merupakan cara sukses. Tetapi kalau bukan jalur dan tujuan sukses kita maka kita tidak menemukan kebahagiaan.

Ada ilutrasi yang menarik yang sering kita jumpai disekitar kita, seorang anak sekolah sampai jenjang SMA. Saat penjurusan ia dipilihkan jurusan IPA karena ia pendiam dan pintar berhitung bahkan menjadi juara olimpiade matematika. Saat masuk kuliah ia diminta orang tuanya untuk mengambil Jurusan Pendidikan Matematika. Dan ia ikut saja. Selesai kuliah ia jadi guru sesuai jurusannya tersebut. Singkat cerita pada titik tertentu ia merasa jenuh menjadi guru, bukan karena tidak menguasai matematika tetapi ia kurang nyaman jika mengajar dan menjadi titik perhatian dan merasa ilmu matematikanya tidak berkembang dan membutuhkan tantangan. Pada titik ini ia merasakan kegalaun dan keresahan batin. Apakah anda juga merasakan? Berada digerbong yang salah?

Menemukan Jalan Sukses

Menemukan jalan sukses tidak sulit. Jalan ini berada di dalam diri kita. Respon orang lain sebagai pertimbangan dan untuk mengkonfirmasi kita sudah berada di jalan yang benar. Jalan sukses terkait erat dengan bakat atau sering kita menyebutnya talenta. Ada bakat yang sudah kita sadar da nada yang belum kita sadari, sehingga kadang kita memerlukan bantuan ahli untuk menemukannya.

Berada di jalan sukses akan mempercepat langkah dan meningkatkan performa saat menjalankan tugas-tugas kehidupan. Orang yang sudah berapa di jalan sukses akan menemukan kebahagiaan dalam beraktifitas dan tugas-tugas yang ia jalani selalu menagih untuk sempurna. Dan disana ia menemukan performa terbaik, sedangkan prestasi adalah bonus.

Ilustri anak di atas bisa jadi jika ia menemukan bakat lebih awal akan berbeda cerita. Mungkin ia kuliah di matematika murni dan bergabung bersama ilmuwan, akhirnya menjadi pakar matematika.

Waktu kita tidak banyak, tidak bijak hanya menghabiskan untuk mengejar cara. Temukan jalan sukses, putuskan berada dijalur tersebut dan sempurnakan dengan cara yang benar. Salam sukses dan bahagia.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *